Info Penting
Sabtu, 31 Okt 2026
  • Selamat datang Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025/2026 di Yayasan Darul Hasanah! Mari bersama menapaki perjalanan ilmu, akhlak, dan prestasi untuk masa depan yang gemilang!
  • Selamat datang Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025/2026 di Yayasan Darul Hasanah! Mari bersama menapaki perjalanan ilmu, akhlak, dan prestasi untuk masa depan yang gemilang!
31 Oktober 2026

Pelantikan Pengurus Baru Yayasan Darul Hasanah 2026-2031: Kokohkan Visi dan Misi dengan Semangat Persatuan

Sab, 31 Oktober 2026 Dibaca 65x KEGIATAN / Yayasan
Foto bersama pengurus Yayasan Darul Hasanah dalam acara Pelantikan Pengurus Baru dan Rapat Kerja Masa Bakti 2026–2031 di Bandungan.

Dokumentasi bersama dalam kegiatan Pelantikan Pengurus Baru dan Rapat Kerja Yayasan Darul Hasanah Masa Bakti 2026–2031.

Bandungan — Yayasan Darul Hasanah melaksanakan Pelantikan Pengurus Masa Bakti 2026–2031 yang bertempat di Susan Spa, Bandungan. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam melanjutkan perjuangan dan pengabdian yayasan.

Pelantikan ini menjadi bagian dari penyegaran kepengurusan untuk menghadirkan program-program kerja yang lebih terarah, terukur, dan selaras dengan visi serta misi Yayasan Darul Hasanah.

Kepengurusan baru berkomitmen untuk melanjutkan berbagai program unggulan periode sebelumnya, disertai peningkatan kualitas dan penguatan pelaksanaan program demi kemajuan yayasan.

Kepengurusan Masa Bakti 2026–2031

Kepemimpinan Yayasan Darul Hasanah untuk lima tahun mendatang kembali dipercayakan kepada Safri Jalal sebagai Ketua Yayasan, didampingi Hasan Asy’ari sebagai Sekretaris dan Drs. H. Suhartoyo sebagai Bendahara.

Bersama jajaran pengurus bidang lainnya, kepengurusan baru dilantik oleh Dr. Alis Asikin, M.A., selaku Pembina Yayasan Darul Hasanah.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa pengabdian baru dengan semangat persatuan, tanggung jawab, dan komitmen untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Wasiat Perjuangan Sang Pendiri

Salah satu momen penting dalam rangkaian acara adalah penyampaian Wasiat Perjuangan oleh Pendiri sekaligus Pembina Yayasan Darul Hasanah, KH. Muhammad Ajib.

Dalam pesannya, beliau menegaskan bahwa Yayasan Darul Hasanah merupakan milik umat yang harus terus dijaga keberlangsungannya sesuai dengan visi dan misi perjuangan sejak awal pendiriannya.

Beliau menyampaikan empat pesan utama kepada seluruh pengurus:

  1. Tidak mengedepankan kepentingan pribadi di atas kepentingan yayasan.
  2. Mengutamakan persatuan dan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan.
  3. Menghargai hasil musyawarah, meskipun memiliki kekurangan, daripada memaksakan kepentingan pribadi.
  4. Senantiasa menjadikan Allah SWT sebagai tempat mengadu dan memohon kekuatan dalam menjalankan amanah.

Wasiat tersebut menjadi pedoman moral sekaligus pengikat persatuan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.

Komitmen Kepengurusan Baru

Ketua Yayasan Darul Hasanah, Safri Jalal, dalam sambutannya menyampaikan kesiapan untuk mengemban amanah dan melaksanakan pesan perjuangan yang telah disampaikan oleh pendiri yayasan.

“Wasiat Abah Yai Ajib adalah kompas kami. Kami bertekad menjaga yayasan ini tetap milik umat, dengan mengedepankan musyawarah dan menghilangkan ego pribadi. InsyaAllah dengan bersandar kepada Allah, yayasan akan semakin maju,” tegasnya.

Komitmen tersebut diharapkan menjadi landasan bagi seluruh jajaran pengurus untuk terus memperkuat kerja sama, meningkatkan kualitas program, dan menjaga nilai-nilai perjuangan Yayasan Darul Hasanah.

Meneguhkan Persatuan dan Pengabdian

Rangkaian pelantikan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Ali Khoiron, S.Pd., selaku Pembina Yayasan, dengan harapan agar seluruh pengurus senantiasa diberikan kekuatan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah.

Melalui pelantikan kepengurusan masa bakti 2026–2031 ini, Yayasan Darul Hasanah diharapkan terus berkembang sebagai lembaga yang berkomitmen pada pengabdian, persatuan, dan kemaslahatan umat.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar